Statistik Kapal Tol Laut Pelni Nataru 2020
km logistik nusantara 6 /info publik

Statistik Kapal Tol Laut Pelni Nataru 2020

PT Pelayaran Nasional Indonesia (persero), aka Pelni, yakin volume angkutan kapal tol laut akan naik di musim Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Optimitisme itu disampaikan Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PT Pelni Masrul Khalimi pada 30 Desember 2020. Dasar optimisme itu adalah karena sejak 11 Desember 2020 hingga 30 Desember 2020 Pelni sudah berhasil mengangkut kargo sebanyak 632 TEU, atau naik 13 persen dari periode yang sama pada tahun 2019 yang 562 TEU. Adapun sepanjang tahun 2020 Pelni sudah mengangkut 8.722 TEU.

Ukuran TEU bermakna twenty-foot equivalent unit, alias setara satu kontainer ukuran 20 feet atau kontainer panjang 6 meter. Di Indonesia, 1 kontainer biasa diisi barang antara 16 ton hingga 20 ton.

Kenaikan volume angkutan barang dan kargo itu, kata Masrul Khalimi, terjadi karena terjadi peningkatan permintaan bahan-bahan sembako di wilayah 3TP  (tertinggal, terpencil, terdepan dan perbatasan) untuk menyambut Nataru 2020/2021. Muatan yang diangkut ke wilaya 3TP kebanyakan adalah  sembako: beras, minyak goreng, gula, dan tepung terigu. Selain itu ada juga produk buatan industrti seperti air mineral, minuman, makanan ringan, dan mie instan. Volume angkutan kargo ke daerah ini, sepanjang 2020 hingga 30 Desember mencapai 5.129 TEU, atau naik 143% dari periode yang sama tahun 2019 yang 3.593 TEU.

Tentang total kargo yang diangkut pada 2020, yang 8.722 TEU, rinciannya: 5.666 TEU merupakan muatan berangkat dan 3.056 TEU muatan balik. Adapun pada Semester I tahun 2020 Pelni sudah megangkut 2.869 TEU, atau naik 300 persen dibanding periode yang sama tahun 2019 yang hanya 941 TEU.

Pada momen Nataru tahun ini, muatan berangkat tertinggi sebanyak 181 TEU dialami tol laut rute T-10, yang dilaksanakan kapal KM Logistik Nusantara 6, dengan rute Tanjug Perak – Tidore – Galela – Morotai – Buli – Maba – Weda – Tg. Perak. “Rute T-10 memang menjadi rute andalan dan paling banyak muatannya dibandingkan rute-rute lainnya,” bilang Masrul.  Rute terbagus kedua adalah rute T-15 yang dilayari KM Logistik Nusantara 3.

KM Logistik Nusantara 6

km logistik nusantara 6
lognus 6 / pelni 162

KM Logistik Nusantara 6, atau biasa disingkat Lognus 6, merupakan kapal kargo dan peti kemas milik Pelni, yang dioperasikan sejak Januari 2020. Ketika baru dioperasikan, rutenya hanya Tanjung Perak – Tidore – Buli – Maba – Weda, alias belum ke Galela dan Morotai.

Kapal kargo besar ini, dengan tonase 7.579 GT dan berpanjang lebar 122 x 20 meter, dibeli sebagai kapal bekas dan merupakan kapal buatan tahun 2010. Sebelum menjadi KM Logistik Nusantara 6, kapal ini bernama MV Alaed dan jadi milik perusahaan Rusia. MV Alaed pernah heboh jadi bahan pemberitaan internasional, terutama di Eropa, saat dipakai mengirim helikopter militer Mi-25 beserta amunisinya ke Suriah. Helikopter itu diyakini hanya akan dipakai pemerintah Suriah untuk melakukan pembantain terhadap warga sipil dan dan amat ditentang Eropa yang memang sedang memberlakukan embargo senjata ke Suriah. *** pln/druk/che