Jadwal Kapal Pelni KM Pangrango Oktober 2020
km pangrango / pelni 162

Jadwal Kapal Pelni KM Pangrango Oktober 2020

  • Post category:Jadwal Kapal Pelni
  • Reading time:3 mins read

Tepat 1 bulan beristirahat dan docking, kapal Pelni KM Pangrango bisa punya jadwal kerja bulan Oktober 2020. Seperti bulan lalu, ketika mulai berlayar lagi sejak rehat di awal era Covid-19, KM Pangrango memulai perjalannnya dari Ambon ke Banda dan balik ke Ambon, dan kemudian disambung dengan bolak-balik Ambon – Kisar, dengan kembali melewati Banda.

Kisar adalah nama pulau yang berada di Kabupaten Maluku Barat Daya. Secara administratif, Pulau Kisar masuk ke dalam wilayah Kecamatan Pulau-Pulau Terselatan. Nama kecamatannya boleh jadi merujuk pada letaknya yang memang berada di garis batas selatan Indonesia, berseberangan dengan Timor Timur (Timor Leste), alias tergolong pulau terluar. Adapun pelabuhan yang dituju KM Pangrango adalah Pelabuhan Wonreli yang ada di kota Wonreli. Kota ini dulu pernah jadi ibukota Kabupaten Maluku Barat Daya, tapi sekarang ibukotanya dipindahkan ke Tiakur, yang berada di Pulau Moa, yang kebetulan juga disinggahi KM Pangrango.

Rute yang lain yang juga sudah bisa dijalani KM Pangrango adalah rute bolak-balik Ambon – Geser. Sedangkan rute Ambon – Namrole (ibukota Kabupaten Buru Selatan) masih belum bisa dijalani.


Rute : Ambon – Banda

Berangkat : Senin, 19 Oktober 2020, 22:00
Tiba : Selasa, 20 Oktober 2020, 12:00
Lama Perjalanan : 14 jam, 00 menit
Harga Tiket : Rp 110.000,-

Detail Perjalanan
Ambon : 19 Oktober 2020, 22:00
Banda : 20 Oktober 2020, 12:00


Rute : Banda – Ambon

Berangkat : Selasa, 20 Oktober 2020, 15:00
Tiba : Rabu, 21 Oktober 2020, 05:00
Lama Perjalanan : 14 jam, 00 menit
Harga Tiket : Rp 98.500,-

Detail Perjalanan
Banda :20 Oktober 2020, 15:00
Ambon : 21 Oktober 2020, 05:00


Rute : Ambon – Kisar

Berangkat : Rabu, 21 Oktober 2020, 16:00
Tiba : Sabtu, 24 Oktober 2020, 03:00
Lama Perjalanan : 2 hari, 11 jam
Harga Tiket : Rp 389.000,-

Detail Perjalanan
Ambon : 21 Oktober 2020, 16:00
Banda : 22 Oktober 2020, 06:00-07:00
Tepa : 23 Oktober 2020, 06:00-08:00
Moa : 23 Oktober 2020, 20:00-22:00
Kisar : 24 Oktober 2020, 03:00


Rute : Kisar – Ambon

Berangkat : Sabtu, 24 Oktober 2020, 05:00
Tiba : Senin, 26 Oktober 2020, 17:00
Lama Perjalanan : 2 hari, 12 jam
Harga Tiket : Rp 365.000,-

Detail Perjalanan
Kisar : 24 Oktober 2020, 05:00
Moa : 24 Oktober 2020, 10:00-12:00
Tepa : 25 Oktober 2020, 00:01-02:00
Banda : 26 Oktober 2020, 01:00-03:00
Ambon : 26 Oktober 2020, 17:00


Rute : Ambon – Geser

Berangkat : Senin, 26 Oktober 2020, 20:00
Tiba : Selasa, 27 Oktober 2020, 16:00
Lama Perjalanan : 20 jam, 00 menit
Harga Tiket : Rp 121.000,-

Detail Perjalanan
Ambon : 26 Oktober 2020, 20:00
Geser : 27 Oktober 2020, 16:00


Rute : Geser – Ambon

Berangkat : Selasa, 27 Oktober 2020, 18:00
Tiba : Rabu, 28 Oktober 2020, 14:00
Lama Perjalanan : 20 jam, 00 menit
Harga Tiket : Rp 106.000,-

Detail Perjalanan
Geser : 27 Oktober 2020, 18:00
Ambon : 28 Oktober 2020, 14:00


Tanggal 29 Oktober 2020 – KM Pangrango libur


Rute : Ambon – Banda

Berangkat : Jumat, 30 Oktober 2020, 16:00
Tiba : Sabtu, 31 Oktober 2020, 06:00
Lama Perjalanan : 14 jam, 00 menit
Harga Tiket : Rp 110.000,-

Detail Perjalanan
Ambon : 30 Oktober 2020, 16:00
Banda : 31 Oktober 2020, 06:00


Jadwal kapal Pelni KM Pangrango bulan Oktober 2020 masih mungkin untuk berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Juga masih mungkin untuk bertambah panjang hingga akhir bulan. Andai kata ada perubahan, updatenya akan diinformasikan kembali di sini. Atau bisa juga dipantau langsung di website Pelni –  https://pelni.co.id

Di era Covid-19 sekarang ini, tiket kapal Pelni tidak dijual secara online, baik oleh Pelni maupun oleh para agen tiket Pelni. Tiket hanya bisa dibeli langsung di loket penjualan di kantor cabang Pelni yang ada di masing-masing kota keberangkatan. Saat membeli tiket kapal, calon penumpang harus menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19 (rapid test maupun swab test). Kelak, saat sudah berada di kapal, penumpang wajib untuk selalu menggunakan masker dan perlengkapan APD lainnya, serta senantiasa mengikuti segala protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Pada sejumlah daerah, calon penumpang juga diwajibkan memiliki surat izin masuk dari pemerintah daerah yang wilayahnya jadi kota tujuan. Pada daerah lain, surat izin keluar juga terkadang dibutuhkan.