Jadwal Kapal Laut Surabaya – Kupang Mei 2021
km umsini / bkipm tanjungpinang

Jadwal Kapal Laut Surabaya – Kupang Mei 2021

Besok, 17 Mei 2021, periode dilarang mudik akan berakhir. Calon penumpang bisa kembali bebas berlayar dengan kapal laut, meski tetap harus mengikuti protokol kesehatan terkait Covid-19. Bagi yang ingin berlayar dengan kapal laut dari Surabaya ke Kupang, sudah tersedia 2 jadwal perjalanan untuk dua pekan terakhir bulan Mei 2021, yang akan dilakukan dengan 2 kapal berbeda: KM Umsini dan KM Awu. KM Umsini akan berlayar ke Kaupang lewat jalur utara, atau lewat Makassar. Sedangkan KM Awu akan menempuh jalur selatan via Denpasar.


KM Umsini

Berangkat : Selasa, 18 Mei 2021, 01:00
Tiba : Jumat, 21 Mei 2021, 08:00
Lama Perjalanan : 3 hari, 7 jam
Harga Tiket : Rp 459.000,-

Detail Perjalanan
Surabaya : 18 Mei 2021, 01:00
Makassar : 19 Mei 2021, 10:00-15:00
Maumere : 20 Mei 2021, 13:00-15:00
Larantuka : 20 Mei 2021, 21:00-23:00
Kupang : 21 Mei 2021, 08:00


KM Awu

Berangkat : Minggu, 23 Mei 2021, 09:00
Tiba : Kamis, 27 Mei 2021, 06:00
Lama Perjalanan : 3 hari, 21 jam
Harga Tiket : Rp 430.000,-

Detail Perjalanan
Surabaya : 23 Mei 2021, 09:00
Denpasar : 24 Mei 2021, 10:00-15:00
Bima : 25 Mei 2021, 11:00-14:00
Waingapu : 26 Mei 2021, 04:00-06:00
Ende : 26 Mei 2021, 15:00-17:00
Kupang : 27 Mei 2021, 06:00


Jadwal kapal laut rute Surabaya – Kupang  Mei 2021 masih mungkin untuk berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Juga masih mungkin untuk bertambah panjang hingga akhir bulan, kalau kapalnya tidak docking ataupun port-stay. Andai kata ada perubahan, updatenya akan diinformasikan kembali di sini. Atau bisa juga dipantau langsung di website Pelni –  https://pelni.co.id

Tiket Pelni bisa dibeli di kantor cabang Pelni di masing-masing kota keberangkatan. Juga bisa dibeli secara online lewat website Pelni atau pun aplikasi Pelni.

Calon penumpang harus membuat surat keterangan bebas Covid-19. Surat sehat tersebut harus ditunjukkan ke petugas kesehatan saat check-in di pelabuhan pada hari keberangkatan. Jika tidak bisa menunjukkan surat bebas Covid-19, calon penumpang tidak diperbolehkan ikut berlayar. Jika tak jadi berangkat, tiket yang sudah dibeli akan dikembalikan oleh Pelni.